Lensapapua, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. Bagi Jumiati (41), ibu rumah tangga di Kota Sorong, kepesertaan JKN memberikan rasa aman karena dirinya tetap memiliki jaminan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, termasuk saat kondisi keuangan sedang terbatas.
Jumiati mengaku telah lama menjadi peserta JKN. Keputusannya mengikuti program tersebut didasari kesadaran bahwa kebutuhan berobat dapat datang sewaktu-waktu, sementara tidak semua orang selalu memiliki biaya yang cukup ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Saya sudah lama sekali menjadi peserta JKN. Alasan saya menjadi peserta karena ingin dimudahkan pada saat tidak ada biaya ketika saya ingin berobat. Dengan adanya program JKN, saya merasa lebih terbantu karena pada saat membutuhkan pelayanan kesehatan, kita tetap bisa mendapatkan fasilitas kesehatan yang baik,” ujar Jumiati, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, manfaat JKN tidak hanya dirasakan dari sisi akses terhadap fasilitas kesehatan. Selama menjadi peserta, Jumiati juga mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik dari petugas. Sikap ramah serta penjelasan yang mudah dipahami membuat dirinya merasa lebih nyaman ketika menjalani proses pelayanan.
“Selama menggunakan JKN, saya mendapatkan pelayanan yang baik dan fasilitas kesehatan yang baik juga. Petugasnya melayani dengan ramah, baik, dan membantu. Penjelasan yang diberikan juga mudah dimengerti sehingga saya tidak merasa kesulitan ketika mendapatkan pelayanan,” ungkapnya.
Bagi Jumiati, pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal fasilitas yang tersedia, tetapi juga bagaimana peserta dilayani dan dibantu ketika menghadapi proses yang belum dipahami. Ia merasakan langsung bahwa keberadaan petugas yang sigap dan komunikatif turut memberikan rasa nyaman bagi peserta.
“Misalnya saat kita tidak punya uang, kita tetap bisa berobat dan mendapatkan fasilitas kesehatan yang baik. Itu yang membuat saya merasa JKN sangat membantu, karena ketika sedang sakit dan terkendala biaya, kita tetap mempunyai jaminan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tuturnya.
Pengalaman positif kembali dirasakan Jumiati ketika mengurus perpindahan fasilitas kesehatan (faskes). Ia menyebut proses tersebut berlangsung cepat dan petugas turut membantu ketika dirinya mengalami kesulitan dalam administrasi.
“Pelayanannya sangat bagus, ramah, mudah dipahami, dan petugasnya juga membantu ketika saya mengalami kesulitan. Tadi saya datang untuk melakukan perpindahan faskes dan pelayanannya cepat. Sekarang prosesnya sudah selesai, Alhamdulillah,” katanya.
Bagi Jumiati, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa manfaat JKN juga hadir melalui kemudahan pelayanan administrasi dan informasi kepesertaan. Di tengah kebutuhan kesehatan yang tidak selalu dapat diprediksi, keberadaan jaminan kesehatan membuat dirinya merasa lebih tenang.
“JKN sangat membantu masyarakat, terutama ketika kita sedang membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi terkendala biaya,” pungkasnya. red

















