Lensapapua, Biak – Tokoh Adat, Mananwir Keret Sroyer, Semuel Sroyer, menggelar kegiatan Dialog Adat Pemuda Papua Damai dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 bersama masyarakat di balai desa Inggiri, Biak Kota, Kabupaten Biak, Selasa (27/10/2026).
Acara yang mengusung tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan, dan Membangun Kampung Damai” ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan semangat Nasionalisme kepada generasi pemuda Papua.
Semuel Sroyer, menjelaskan, Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 bukan hanya sekadar seremonial yang dirayakan setiap tahun, namun harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengenang jasa dan para pahlawan dalam mempertahankan dan memperjuangan kemerdekaan Indonesia.
Dalam sambutannya, Semuel Sroyer menjelaskan bahwa peran pemuda-pemudi Papua harus menjadi motor penggerak dukungan kedaulatan Papua dalam bingkai NKRI, maupun keberhasilan program-program Pemerintah Pusat yang ada di Papua.
Selain itu, Semuel berharap agar para pemuda pemudi di Biak Numfor terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas diri, dan berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan, melestarikan budaya dan mendukung program pemerintah.
Semuel Sroyer, menambahkan bahwa pemuda pemudi Papua tidak boleh menjadi penonton di atas tanahnya sendiri, tetapi harus mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah dan menjadi generasi penerus yang membawa harapan bangsa. Diharapkan para pemimpin Papua dapat memberikan perhatian, pembinaan, dan kesempatan bagi para pemuda pemudi Papua untuk mengembangkan potensi dan kemampuan.
Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Pusat, acara tersebut juga diisi dengan pemberian paket sembako berupa beras, susu kaleng, kopi, teh, dan minyak goreng kepada pemuda pemudi kampung Inggiri. Menurut Semuel, hal ini sebagai bukti nyata bahwa Pemerintah hadir di tengah masyarakat Papua dan merupakan bentuk perhatian Negara untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan.
