Lensapapua, Biak – Mananwir Nehemia Ronsumbre menggelar kegiatan Bakti Sosial Ketahanan Pangan dalam rangka menyambut Hari Tani Nasional tahun 2026 bersama masyarakat di halaman balai desa Swapodibo, Biak Kota, Kabupaten Biak, Minggu (27/9/2026).
Acara yang mengusung tema “Masyarakat Adat Sebagai Penggerak Lumbung Desa” ini bertujuan untuk mendukung pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Biak. Nehemia menyampaikan pentingnya dukungan masyarakat untuk mewujudkan kedaulatan pangan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Nehemia menjelaskan, Hari Tani Nasional tahun 2026 bukan hanya sekadar seremonial yang dirayakan setiap tahun, namun harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan produktivitas pertanian daerah. Peringatan Hari Tani Nasional kita jadikan momentum untuk memperkuat ketahanan pangan nasional berbasi kearifan lokal.
Nehemia menjelaskan bahwa peran masyarakat dan para petani menjadi kunci utama dalam menyukseskan ketahanan pangan lokal, sehingga dampaknya bisa dirasakan untuk kesejahteraan warga dan masyarakat.
Selain itu, penyampaian Suratmin (Penyuluh Pertanian Lapangan BPP Biak Kota) menjelaskan tentang budidaya cabai di pekarangan rumah relatif mudah dan cocok untuk pemula. Hal yang diperlukan seperti persiapan lahan dan pot, penanam bibit, penyiraman, pemupukan, pemangkasan dan penyangga, pengendalian hama dan penyakit, serta panen.
Suratmin menambahkan bahwa dengan perawatan yang konsisten-sinar matahari cukup, pemupukan seimbang, pengairan tepat dan pengendalian-hama tanaman cabe rawit di pekarangan rumah dapat memberikan hasil panen yang memuaskan dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Nehemia memberikan bantuan Pupuk NPK Phonska, Bibit Kangkung, Ketimun, Sawi Putih, Buncis, Kacang Panjang, Sawi Nauli, Cabai, Obat Tanaman Curacron, Gandasila D, Gandasila B kepada kelompok tani masyarakat Swapodibo. Nehemia berharap agar seluruh bantuan tersebut dapat digunakan secara optimal untuk keperluan pertanian dan mampu menghasilkan produksi pertanian yang memuaskan.
Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Pusat, acara tersebut juga diisi dengan pemberian paket sembako berupa beras, susu kaleng, kopi, teh, dan minyak goreng kepada masyarakat Swapodibo. Menurut Nehemia, hal ini sebagai bukti nyata bahwa Pemerintah hadir di tengah masyarakat Papua dan merupakan bentuk perhatian untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan.

















