Berita  

Pelajar SMK Kesehatan Nusantara Diajak Rawat Kebinekaan dan Perkuat Persatuan di Kota Sorong

Lensapapua, Merawat keberagaman tidak cukup hanya dengan memahami perbedaan, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut menjadi salah satu pokok bahasan dalam Sosialisasi dan Diskusi Wawasan Kebangsaan yang digelar DPC Barisan Merah Putih (BMP) RI Kota Sorong di SMK Kesehatan Nusantara, Sabtu (19/9/2026).

 

Mengusung tema “Merawat Kebinekaan, Memperkuat Persatuan dalam Bingkai NKRI”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 siswa-siswi. Para pelajar diajak memahami pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, serta latar belakang masyarakat di Kota Sorong.

 

Kegiatan menghadirkan Sekretaris DPD BMP RI Provinsi Papua Barat Daya sekaligus Anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya Jalur Otonomi Khusus, Barnike S. Kalami, SE., Kabid Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Sorong Setiawati Andrias, SE., dan Kepala SMK Kesehatan Nusantara Arby W. Mamangsa, M.Pd. Ketua DPC BMP RI Kota Sorong Silas Kalasuat bersama jajaran pengurus turut hadir dalam kegiatan tersebut.

 

Dalam materinya, Setiawati Andrias mengingatkan para pelajar mengenai kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Menurutnya, perbedaan yang ada perlu dipahami sebagai bagian dari kekayaan bangsa, bukan alasan untuk saling menjauh.

 

Sementara itu, Barnike S. Kalami mengajak generasi muda membawa semangat “Cinta Diri, Cinta Negeri” dalam kehidupan sehari-hari. Kecintaan terhadap negeri, kata dia, dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai, toleransi, menjaga kebersamaan, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan bangsa.

 

Pesan kebinekaan tersebut juga ditekankan di lingkungan sekolah. Kepala SMK Kesehatan Nusantara Arby W. Mamangsa mengatakan sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, tertib, dan inklusif bagi seluruh siswa.

 

Para pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah persatuan. Sebaliknya, mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya suasana yang kondusif, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

 

Antusiasme siswa terlihat ketika kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Ruang tersebut memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus berdiskusi mengenai kehidupan bersama dalam keberagaman.

 

Ketua DPC BMP RI Kota Sorong Silas Kalasuat mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasinya membangun komunikasi dengan generasi muda melalui pendekatan edukatif.

 

“Merawat kebinekaan dan memperkuat persatuan merupakan tanggung jawab bersama. Generasi muda harus menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan persatuan dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif selama diskusi serta penyerahan piagam penghargaan kepada BMP RI. Melalui kegiatan tersebut, semangat kebinekaan diharapkan tidak berhenti sebagai materi di ruang kelas, tetapi tumbuh dalam keseharian para pelajar sebagai generasi yang akan melanjutkan kehidupan masyarakat Kota Sorong yang beragam.

Share with

Exit mobile version