Lensapapua, Biak – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L. Mailoa menginginkan keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan sekadar menyiapkan makanan bergizi, melainkan ikut menggerakkan roda perekonomian warga lewat pemakaian hasil‑hasil produksi setempat. Hal ini disampaikan saat menerima rombongan kunjungan dari Pemerintah Jepang, JICA beserta UNICEF di lokasi SPPG Sehat Wijaya, Jumat (18/9/2026).
“Kita mewajibkan mengambil bahan baku langsung dari petani, nelayan serta pelaku usaha di sekitar sini,” tegas Zacharias.
Pemerintah daerah pun berharap dukungan dari pusat maupun rekan kerja sama pembangunan dapat memperkokoh pengelolaan termasuk memprioritaskan hasil bumi setempat serta membuka peluang kerja seluas‑luasnya bagi warga asli Papua.
“Lewat program Makan Bergizi Gratis dan SPPG ini mari kita libatkan semua pihak—supaya manfaatnya kembali tumbuh dan dirasakan pula oleh ekonomi masyarakat sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Phinisi Abdul Kahar menjelaskan SPPG Sehat Wijaya kini melayani sebanyak 2 379 penerima manfaat yang berasal dari sepuluh satuan pendidikan dan tiga Posyandu, dikelola oleh total 44 tenaga pengelola.
Ia berharap pertemuan ini membawa penguatanmulai sarana prasarana, pengetahuan menjaga keamanan pangan hingga kemampuan seluruh pengelolaan.
“Yang paling penting hasil kebun, tangkapan dan ternak warga sekitar harus menjadi prioritas utama yang kita serap dan pakai di sini,” ujar Abdul Kahar memohon adanya kesepakatan serta kerja sama antarpihak demi mendorong hal tersebut terwujud.
Perwakilan UNICEF wilayah Papua, Aminuddin Ramdan menyatakan kunjungan ke Biak menjadi bagian pemantauan langsung pelaksanaan program yang didukung Pemerintah Jepang bersama mitra di tingkat pusat maupun daerah.
“Pemenuhan gizi anak tak cukup hanya menyajikan makanan—harus berjalan menyatu dengan layanan kesehatan, pendidikan pengetahuan gizi, kebersihan lingkungan serta jaminan mutu dan keamanan makanannya,” urainya.
Konsep yang mengutamakan pangan lokal sekaligus mengangkat ekonomi warga ini sangat sejalan dan didukung sepenuhnya oleh program yang dijalankan bersama.
Kegiatan dua hari ini menjadi momen bertukar pandang sekaligus melihat pelaksanaan di lapangan serta menyusun hal‑hal apa saja yang nanti diperlukan agar penyelenggaraan semakin mantap, manfaatnya makin terasa bagi kesehatan anak sekaligus mengangkat kesejahteraan seluruh masyarakat Biak Numfor.

















